Misteri Kematian Wanita yang Gantung Diri

Beberapa orang  pernah melihat sosok arwah wanita yang mirip dengan Rina yang ditemukan tewas gantung diri, sedang menangis di sekitar rumah Rina yang saat ini kosong


Malam itu sekitar pukul setengah 3 dini hari Bude Imah masih saja sibuk di dapur nya memasak untuk persiapan berdagang besok pagi...


Bude Imah adalah seorang pedagang nasi uduk, seperti biasanya bude Imah selalu memasak nasi uduk dan perlengkapan lainnya saat malam hari, karena saat pagi hari beliau sudah harus membuka kedai nasi uduk nya...


Tok..tok..tok...

Terdengar Suara pintu diketuk dari luar rumah...sejenak ia terdiam, sambil memperhatikan suara ketukan itu, dalam benak nya bertanya-tanya, siapa malam-malam begini yang mengetuk pintu rumahnya...??


Perlahan bude Imah mengintip dari tirai jendela, terlihat seorang wanita yang sedang berdiri tepat di depan pintu rumahnya, dengan penuh rasa penasaran ia memperhatikan wanita itu...


Siapa wanita yang malam-malam begini bertamu ke rumahnya...??


Beliau pun mencoba memberanikan diri membuka pintu rumahnya, ia pun terkejut setelah mengetahui ternyata wanita yang berdiri di depan pintu rumahnya tidak lain adalah Rina...


Bude Imah dan Rina tinggal bertetanggaan, mereka sudah lama saling mengenal baik satu sama lain, bahkan Rina sudah dianggap seperti anak sendiri oleh bude Imah, dikarenakan ayah ibu Rina sudah lama meninggal dunia...


Apa yang membuat Rina datang malam-malam begini...??


Bude Imah pun mempersilahkan Rina untuk masuk ke dalam rumahnya, sebenarnya bude Imah sudah merasa kan hal yang janggal pada saat itu , karena tidak biasanya Rina datang kerumahnya larut malam seperti ini, tapi beliau seolah tak menghiraukan nya...


"Kamu kenapa tumben datang kesini malam-malam?? kamu sakit Rin, muka kamu pucet banget...," tanya Bude Imah


Rina tak menjawab, ia hanya menganggukan kepalanya dan dari kelopak matanya terlihat butiran halus mengalir deras membasahi wajahnya yang tampak sendu....


"Kamu kenapa Rin? cerita sama bude...," kata Bude Imah penasaran


Untuk kesekian kalinya Rina tak menjawab pertanyaan dari bude Imah,  Rina hanya diam seribu bahasa, perlahan tangisan Rina pecah, ia pun memalingkan wajahnya ke arah bude Imah dan langsung memeluk tubuhnya...


Kesedihan yang mendalam begitu terasa pada saat itu, rasa haru bercampur rasa penasaran berkecamuk di benak bude Imah, beliau merasa sedih melihat seorang wanita yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri menangis di hadapannya....


Entah apa yang sebenarnya terjadi dengan Rina..??


Tak terasa  sudah menjelang waktu subuh, bude Imah segera pergi ke arah belakang rumah untuk mengambil air wudhu, di saat beliau kembali ke ruang tamu ternyata, Rina sudah tidak ada di sana, beliau merasa heran, karena tidak biasanya Rina pergi tanpa berpamitan...


Disaat bude Imah sedang merasa keheranan, tiba-tiba pak Somad suami bude Imah terbangun untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di mesjid...


Sepulang dari mesjid pak Somad bercerita kepada bude Imah bahwa ada berita yang sangat mengejutkan, Rina di temukan tewas di kamar rumahnya dengan kondisi leher tergantung ...





Memang sudah sekitar 1 minggu belakangan Rina tak kelihatan, semula mereka mengira Rina sedang pergi ke tempat saudaranya dikampung, namun menurut pak Kardi tetangga Rina yang rumahnya bersebelahan,beliau seperti mencium bau busuk dari dalam rumah Rina...


Pak Kardi pun melaporkan ke pak RT ,hingga akhirnya pak RT beserta warga mendobrak pintu rumah Rina dan merekapun terkejut dengan apa yang terjadi,Rina di temukan tewas tergantung di dalam kamar nya...


Mendengar cerita dari pak Somad bude Imah pun tersentak kaget, seakan tidak percaya dengan semua yang di ceritakan padanya, wajahnya berubah pucat, tubuh nya lemas seakan tak bertenaga.


Dalam hatinya bertanya-tanya, lantas siapa yang tadi datang kerumah?? 


Keheranan bercampur kesedihan  yang di rasakan bude Imah pada saat itu, hingga akhirnya beliau terkulai lemas jatuh dan pingsan...


Pagi harinya bude Imah sudah mulai siuman, beliau masih tidak percaya dengan apa yang terjadi, terdengar suara sirine ambulan yang hendak membawa jenazah Rina untuk dimakamkan, bude Imah pun segera bangkit dari tempat tidur nya dan langsung menuju rumah Rina yang memang tidak jauh dari rumahnya...


Beliau langsung menghampiri jenazah Rina yang sudah terbujur kaku, tampak jelas kesedihan yang dirasakan bude Imah, dari kedua kelopak matanya tampak butiran halus menetes diwajahnya yang sudah mulai tampak tua itu...


Bagaikan tersambar petir di siang hari, hancur hatinya melihat wanita yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri terbaring,terbujur  kaku tak bernyawa, beliau masih tak percaya dengan apa yang telah terjadi...


Beliau kembali teringat kejadian seminggu yang lalu, saat itu Rina menghampiri dirinya yang sedang berdagang nasi uduk, Rina menceritakan bahwa ia sedang berbadan dua, ia bingung harus bagaimana...


Satu sisi ia merasa malu di karenakan hamil di luar nikah, dan pacarnya tidak mau bertanggung jawab,di tambah lagi Dengan kedua orangtuanya justru malah menyarankan untuk menggugurkan kandungannya, tapi disisi lain ia ingin mempertahankan kandungan nya dan tidak ingin menggugurkan kandungan nya...


Tapi tak disangka, entah karena desakan dari pacar dan keluarga nya atau memang merasa malu karena hamil di luar nikah , Rina yang sejak awal ingin mempertahankan kandungan nya justru malah meninggal dengan cara yang amat tragis...


Setelah kematian Rina kampung itu menjadi sepi mencekam, banyak warga yang mengatakan bahwa arwah Rina sering bergentayangan, beberapa orang  pernah melihat sosok arwah wanita yang mirip dengan Rina , sedang menangis di sekitar rumah Rina yang saat ini kosong, suara tangisannya begitu lirih dan menyayat hati, seperti sedang meratapi kesedihan yang begitu mendalam...


Entah apa sebenarnya penyebab kematian Rina?? Hingga saat ini kematian Rina masih menjadi misteri, apa benar Rina mati karena gantung diri..?? atau memang Rina sengaja dibunuh oleh seseorang..? (Cepi Putra) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال