Seorang suami yang mengantarkan istrinya yang hendak melahirkan di rumah sakit yang ternyata telah kosong sejak lama dan ternyata kelahiran istrinya dibantu oleh dokter dan perawat hantu...
...
Ini kisah nyata yang beredar disekitar masyarakat di area bangunan rumah sakit yang kosong tersebut mungkin bahkan telah tersebar hampir di penjuru kota.
Malam itu sekitar pukul 22.30 wita, ada sepasang suami istri yang memasuki gedung RS tersebut dengan jalan yang terburu-buru dan mereka pun mencari ruang UGD, yang mereka lihat suasana luar RS tersebut sangat ramai banyak orang dan parkiran motor yang berjejer rapi.
Setelah mereka menemukan ruang UGD, terlihat oleh mereka di ruang UGD tersebut lagi banyak orang, para bidan, dokter dan perawat yang sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
"Sus..sus...suster bisa tolong istri saya, istri saya mau melahirkan" kata sang suami setelah sampai di ruangan UGD.
Setelah mendengar suara tersebut, sontak para petugas rumah sakit berlari ke arah suami istri tersebut dengan membawakan kasur dorong dan membawanya ke ruang operasi buat persalinan malam itu juga.
Sang suami tersebut mengikuti para perawat yang sedang membawa istrinya yang akan melahirkan, dan akhirnya sampailah mereka di ruang operasi.
"Bapak tunggu di luar ya pak, kami akan segera menangani istri bapak," kata salah satu perawat dengan ramah.
"Iya sus, saya akan menunggu disini selama operasi berjalan," kata suami terhadap perawat itu dengan muka yang panik dengan keringat yang membasahi dahi dan mukanya.
Setelah menunggu kurang lebih 1 jam, akhirnya operasi tersebut telah selsai, dari dalam ruang operasi terdengar sangat jelas tangisan bayi yang saat itu membuat perasaan sang suami sangat bahagia.
"Alhamdulillah, akhirnya istri ku melahirkn juga," ucap syukur sang suami setelah operasi berjalan dengan lancar.
Tiba-tiva saja muncul seorang dokter yang keluar dari ruang operasi dan segera menghampiri suami dari istri yang melahirkan tadi yang sedang duduk di kursi tunggu.
"Selamat ya pak, istri anda telah berhasil kami tangani dan sekarang berada di ruang operasi dengan keadaan yang sangat lelah pasca melahirkan tadi," kata dokter itu dengan muka yang sangat lelah.
"Tapi pak berhubung ruangan kami sangat penuh dan tidak bisa lagi menampung pasien pasca melahirkan, saya akan membuat surat rujukan atas nama saya selaku dokter yang menangani istri bapak saat proses persalinan tadi,dan saya akan rujukan istri bapak ke RS yang tidak jauh dari sini, ini suratnya sudah ada nama dan tanda tangan saya serta nama RS yang akan bapak tuju nanti," ucap dokter tersebut sambil memberikan surat rujukan.
"Baik dok, saya akan mengurus semua ini, agar istri saya bisa mendapatkan ruangan," kata bapak itu sambil mengambil surat yang telah diberikan padanya.
Singkat cerita, bapak tersebut segera berlari menuju jalan keluar RS dan mencari ojek malam itu juga dengan perasaan yang sangat panik dan senang.
Setibanya bapak itu di RS rujukan buat istrinya yang saat itu telah melahirkan, segeralah bapak itu mencari ruang informasi RS, dan tibalah bapak itu di ruang informasi, tanpa pikir panjang bapak itu memberikan surat rujukan tersebut kepada petugas rumah sakit yang sedang bertugas malam itu.
"Permisi mba, ini saya akan memberikan surat rujukan dari RS yang menangani istri saya yang melahirkan," sambil memberikan surat itu kepada petugas rumah sakit.
"Tunggu ya pak saya akan memeriksa isi surat rujukan tersebut," kata petugas dengan senyuman hangat
tiba-tiba saja petugas yang membaca surat rujukan tersebut memanggil nama bapak yang sedang duduk tersebut dengan wajah yang panik dengan nada yang gemetar.
"Permisi pak, bisa kesini sebentar, bapak tidak salah memasuk RS kan pak," ucap petugas RS.
"Iya mba, saya yakin saya tidak salah masuk RS, emangnya ada apa ya mba?" kata bapak tersebut dengan muka yang bingung.
"Mohon maaf ya pak, saya akan memberitahukan info kepada bapak tentang dokter yang memberikan surat ini berserta RS yang bapak datangi bersama istri bapak, begini ya pak dokter yang memberikan surat rujukan ini telah meninggal beberapa tahun lalu dan RS yang bapak datangi tersebut telah kosong dan sudah cukup lama tidak digunakan lagi oleh pihak pengelola RS tersebut," petugas pun menjelaskan apa yang sedang terjadi.
"Mana mungkin mba, jelas-jelas waktu saya dan istri saya mendatangi RS tersebut, di luar RS sangat ramai, apa lagi saat masuk ke dalam gedung RS, banyak perawat, dokter yang bertugas dan suasana malam itu sangat ramai pengunjung terus hampir semua ruangan RS dihuni oleh para pasien, jadi mana mungkin saya salah masuk RS," kata bapak itu dengan meyakinkan kepada petugas dengan apa yang dia alami.
"Tapi pak, RS tersebut sudah lama tidak digunakan lagi, coba bapak balik lagi ke RS tersebut, dimana bapak mengantarkan istri bapak melahirkan malam ini," kata petugas dengan panik.
"Baiklah mba, saya akan balik lagi ke RS tersebut sambil meyakinkan bahwa saya tidak salah masuk RS," kata bapak itu kepada perugas RS yang iya datangi.
Singkat cerita , waktu menunjukkan pukul 00.00, tengah malam, setelah bapak itu tiba di depan gerbang masuk RS tempat istrinya melahirkan, sontak saja bapak itu kaget dan panik dengan apa yang dilihatnya malam itu, RS tersebut telah kosong tanpa seorang pun, halaman yang sangat kotor ditumbuhi tumbuhan liar, lampu yang mati menyeluruh hampir di setiap gedung RS, dinding yang penuh lumut, serta hanya hawa yang terasa sangat dingin, pikiran bapak tersebut telah kacau, panik dan ketakutan, mengingat istri dan anaknya masih berada di dalam RS tersebut.
Bapak itu pun berlari masuk ke dalam RS yang kosong dan gelap mencari ruangan operasi dimana sang istri melahirkan, akhirnya bapak tersebut tiba di ruang operasi dan memasukinya, iya sangat terkejut dilihatnya istrinya sedang pingsan di ranjang dengan tangan kanannya mengendong sang bayi yang baru lahir, tapi sang suami pun kaget di tangan kiri istrinya ada tali infus yang terpasang.
Tanpa pikir panjang bapak tersebut mengambil kursi roda yang ada di pojok ruangan dan segera mengangkat istrinya buat duduk di kursi roda tersebut walaupun sang istri dalam keadaan pingsan, dan si bayi yang baru lahir digendongnya dengan satu tangan, tangan lainnya mendorong kursi roda yang diduduki istrinya tersebut.
Akhirnya mereka keluar dari RS yang kosong dan dilihat dari luar RS tersebut sangat angker, sontak bapak itu berteriak minta tolong kepada warga yang lewat. (Rasha Prasetya)
Tags
Kisah Nyata