Persaingan Usaha Kost-kostan Berujung Kiriman Santet



Bisnis kost-kostan ternyata memicu persaingan antar pemilik kost yang memilih jalan pintas dan sesat dengan mengirimkan santet ke pemilik kost yang selalu ramai. Beruntung, kucing peliharaan pemilik kost cepat memberitahukan keberadaan benda kiriman santet itu, jika tidak...

...................


Aku sendiri punya pengalaman mengerikan saat masih tinggal di kost-kostan tempat ku dulu. Jadi ibu kost memelihara beberapa ekor kucing ada tiga ekor kucing. Nah waktu menjelang magrib semua kucing terlihat gelisah dan selalu melihat keluar jendela. Karena letak kandang kucing, tepat menghadap jendela ke arah luar teras rumah.


Ada salah satu kucing yang terus mengeong dengan keras dan terus-menerus sampai terdengar dari kamar para penghuni kost-kostan dan tidak seperti biasanya yang selalu kalem. Kucing itu terus saja mengeong hingga si pemilik kost keluar kamar dan bicara ke kucingnya,"Boby kenapa nak, kok kamu berisik sekali dan mengeong terus".


Kucing itu menatap si pemilik dan gelisah seolah-olah ada yang ingin di sampaikan dan sesekali melihat ke arah teras. Si pemilik penasaran apa ada seseorang atau ada hal lain yang mencurigakan di luar teras karena tidak seperti biasanya kucingnya mengeong terus.


Oleh ibu kost kemudian, di periksa tiap sudut teras rumahnya apa mungkin juga melihat keberadaan tikus atau kucing lain yang hendak masuk ke dalam rumah.


Saat itu, betapa terkejutnya ibu kost ternyata ia melihat ada tiga ikat kain putih di teras entah siapa yang membuang.


Karena penasaran pemilik kost kemudian memeriksa CCTV di reply ulang ternyata hasilnya nihil sama sekali tidak ada orang yang membuang atau melekatkan benda berbentuk bungkusan kain putih yang menyerupai pocongan berbentuk kecil itu.


Tapi anehnya setelah si pemilik kost menemukan benda itu semua kucing tidak mengeong keras lagi dan berangsur-angsur lebih tenang.


Karena ada yang janggal dan ingin membantuk pemilik kost, aku mencoba menghubungi saudara sepupu yang biasa mengobati orang yang terkena guna-guna atau sejenisnya.


Si pemilik kost pun menyetujui, datanglah sepupu ke kost ku. Pemilik kost yang terdiri dari bapak, ibu dan, anaknya melihat langsung isi dari ikatan kain kafan itu saat dibuka oleh sepupuku demikian juga dengan ku yang ikut penasaran untuk melihatnya.


Setelah di buka satu persatu oleh sepupuku, ternyata isi dari kain kafan putih itu ada beberapa potongan tulang entah tulang apa dan beberapa tanah serta ada bercak darahnya.


Astaghfirullah...semua sontak kaget melihat hal itu. Dari penerawangan batin sepupu ku ada yang tidak suka dengan pemilik kost dan bersaing lewat jalan pintas untuk bisnis kost tersebut.


Saya akui memang tempat ibu kost selalu terisi penuh itu karena keluarga pemilik memang ramah dan buat kami para penghuninya merasa nyaman tinggal di kost tersebut.


Akhirnya tiap sudut rumah di doakan oleh sepupu dan beliau menyuruh membuang benda tersebut di larung ke laut.


Alhamdulillah, semenjak kejadian itu tidak ada lagi hal yang mistis di tempat kost ku. Berterima kasih juga untuk kucing karena udah berusaha melindungi pemiliknya dan sangat bersyukur kepada Allah masih melindungi pemilik kost dan kami dari marabahaya.

 

Jujur selama ini hanya lihat di film hal seperti itu saat alami sendiri benar-benar tidak di sangka masih aja ada yang melakukan hal seperti itu di jaman sekarang. 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال